Tuesday, February 3, 2015

, , , , , ,

Mantai di Tanjung Lesung (1)

Akhirnya kesampaian juga nulis review gathering november tahun kemarin. Fyuuuh. Saking sibuknya baru sempet nulis sekarang deh (padahal mah males :p)

Anyway, November tahu lalu saya dan rekan kantor mengadakan gathering kantor di daerah Tanjung Lesung, Banten. Buat yang belum tahu dimana daerahnya, ini saya kasih petanya  ya :)
Tanjung Lesung
Tanjung Lesung merupakan salah satu daerah di Provinsi Banten, berjarak sekitar 170km  dari Bandara Soekarno Hatta dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Kalau mau cek jarak tempuh dari domisili masih-masing silakan cek dengan google maps aja ya hehe.

Di Tanjung Lesung kami menginap di Blue Fish Hotel. Room ratenya juga cukup murah sekitar 500rb/malam. Resort ini juga cukup private, jumlah kamarnya tidak terlalu banyak mungkin sekitar 20an kamar. Sewaktu kami menginap disana, semua kamar hotel kami sewa jadi berasa tambah lagi privatenya. Pelayanan dari Blue Fish ini juga memuaskan. Semenjak kami booking hotel, mbak-mbak marketingnya cukup kooperatif membantu kami dalam mengatur semuanya. Bahkan di hari H saat manager kami meminta dadakan hidangan pembuka saat kami datang di tengah malam, mereka pun dengan sigap membuatkan mie rebus telur. 

Namun ada beberapa kekurangan dari resort ini, letaknya jauh dari pantai utama dan jalan untuk menuju kesana pun masih jalan tanah belum ada perkerasannya. Ini gambar-gambar resortnya :D

Tampak Depan Resort (credits : bluefish.co.id)
Tempat makan (credits : bluefish.co.id)
Gazebo untuk beristirahat
View hotel dari arah pantai
View hotel ke arah pantai
Blue Fish hotel ini juga sebenarnya langsung menghadap ke arah pantai, namun pantai di depan Blue Fish ini bukan pantai utama yang sering digunakan untuk berekreasi. Lebih ke pantai untuk menangkap ikan, jadi menurut saya pantainya kurang begitu menarik. 

Overall, kami semua puas dengan pelayanan dan view dari hotel ini. Dengan harga yang didapat recommended pokoknya. Selanjutnya review pantai dan rekreasinya disini yaaa :D

Continue reading Mantai di Tanjung Lesung (1)

Thursday, January 1, 2015

, ,

Happy New Year 2015

Terima kasih Ya Allah karena saya dan orang-orang terdekat saya masih dikasih kesempatan untuk dapat menghirup udara segar di awal tahun ini. Alhamdulillah Ya Rabb.
Akhirnya tahun 2014 sudah dilalui dan tahun 2015 ini adalah tahun dimana saya menginjak usia seperempat abad.  Usia yang orang-orang bilang quarter-life crisis. Hahahaha. Ya daripada ngalor ngidur ga jelas berikut ini resolusi saya di awal tahun 2014, review selama satu tahun kemarin dan harapan di tahun 2015 ini :)
  • [2014] Mendapatkan ilmu dan pengalaman dalam pekerjaan. [Review] Alhamdulillaaah tahun 2014 lalu dikasih banyak kesempatan belajar, proyek lagi hectic-hecticnya, jadi belajar banyak ini itu. Tapi point besar untuk pindah kerja di tahun 2014 tidak tercapai. Hehehehe malah sekarang udah jadi karyawan tetap di AP2 alhamdulillah, jangan lupa untuk selalu bersyukur ya neng! [2015] Untuk kerjaan di tahun 2015 ini akan masih tetap bekerja di AP2, belajar dan serap ilmu sebanyak mungkin dan bekerja sebaik mungkin :)
  • [2014] Lebih banyak membaca. [Review] Target 1 bulan minimal 1 buku tidak tercapai fyuuh. Tapi saya hargai diri saya mengalami peningkatan minat dalam membaca, total buku yang sudah dibaca ada 10 buku di tahun 2014. [2015] Target minimal 12 buku dibaca di tahun 2015, apalagi buku tentang pernikahan dan rumah tangga :p
  • [2014] Lebih banyak menulis. [Review] Yeaaaay 14 tulisan dalam satu tahun. [2015] Pertahankan tetap menulis, dan mungkin target tahun ini lebih banyak menulis yang agak berbobot kali ya hehehehe
  • [2014] Lebih banyak traveling. [Review] Mission accomplished. Alhamdulillah banyak nambah destinasi baru di tahun 2014. [2015] Tahun ini mau jalan-jalan ke tempat yang baru lagiii, mau naik gunung pleaase, mau ke luar negeri dan ngajak sekeluarga liburan. Amiiiiin
  • [2014] Belajar bisnis. [Review] Yang ini juga kesampaian cihuuuy. Sekarang saya udah bisa jadi CS Dummy CCTV, step by step ngejalanin bisnis ini, dan latihan komunikasi sama camer (amin) kalau ada yang beli. Profit dari penjualan cctv ini juga alhamdulillah bisa nambah-nambah buat niatan yang baik nanti :D hihihii. [2015] Semoga bisnis dummy cctv semakin berkembang, semakin lancar, dan nambah lagi ah bisnis-bisnis yang lain. Biar semakin nambah pengalaman, semakin terasah kemampuannya dan penghasilan juga bertambah :p
  • [2014] Rajin olahraga biar sehat. [Review] FAILED. Olahraga seminggu sekali aja gagal. Malah banyak makan jadinya berat badan naik dan melar gini :((((( [2015] WAJIB olahraga minimal seminggu sekali. Ayo semangat niat biar sehat dan bentuk badannya juga kejaga. Bismillah.
  • [2014] Kalau dari segi sifat saya ingin lebih stabil, lebih berani, jangan gampang takut, harus lebih adaptif, harus lebih sabar, harus lebih proaktif, harus lebih mandiri, dan jangan banyak bergantung sama orang ya neng. [Review] Agak kurang stabil di awal tahun 2014, cukup stabil di tengah tahun dan alhamdulillah stabil di akhir tahun 2014. [2015] Di tahun ini tetap sama, menjadi pribadi yang lebih baik. Perilaku dan kebiasaan yang buruk dikurangi. Perilaku dan kebiasaan yang baik semakin ditingkatkan.
  • [2015] Insya Allah, semoga niat baik kami untuk menikah di tahun ini tercapai. Amiiiin Ya Rabb *amiin yang kenceng :)
  • [2015] Mungkin ini niat yang selalu ada disetiap harinya dari tahun ke tahun. Semakin berbakti kepada orang tua, semakin bertaqwa kepada Allah SWT dan menjadi insan yang selalu bermanfaat. Amiin Ya Rabbal Alamiin
May the years ahead be gorgeously colourful. May all wishes be fulfilled. Amiin 
Continue reading Happy New Year 2015

Sunday, September 21, 2014

, , , , , , , ,

Pengalaman Pertama di Balikpapan

#Lagi-lagilatepost

Balikpapan! Kota kedua di pulau Kalimantan yang saya kunjungi. Tujuan ke Balikpapan kali ini dalam rangka tinjauan proyek pembangunan Bandara Sepinggan. Bandara sepinggan ini merupakan bandara pertama di Indonesia yang memakai konsep boutique mall, yaitu perpaduan antara mall dan bandara. Sewaktu juli 2014 kemarin saya berkunjung kesana, tenant-tenant belum terisi semua namun semua itu sedang dalam proses perkembangan. Bandara Sepinggan ini juga memakai konsep eco airport, yaitu  dengan pengaturan lighting di area terminal dan pemanfaatan sinar matahari. Juga konsep silent airport dan green airport dengan adanya mini taman botani di dalam terminal. Waktu pelaksanaan pembangunan bandara baru ini juga termasuk cepat dan sesuai target. Paket pekerjaan pembangunan terminal baru, flyover, bangunan parkir, dan kawasan bandara ini juga berjalan dengan koordinasi dan integrasi yang baik.

In front of check in area
Area Kedatangan
Air side yang menghadap langsung ke laut
Bagage Claim Area
Under Sepinggan's Fly over
Sambil menyelam minum air. Saat di Balikpapan juga saya menyempatkan untuk berkeliling kota Balikpapan. Balikpapan merupakan kota yang bersih rapih tertib dan juga biaya hidupnya lebih tinggi dibanding kota-kota lainnya di Kalimantan. Hal ini disebabkan oleh pendapatan per kapita daerahnya yang tinggi, karena banyaknya perusahaan minyak dan gas yang membuka kantor di Balikpapan.

Kota Balikpapan, Kota Peraih Penghargaan Adipura
Selama di Balikpapan kami menginap di Hotel Aston Balikpapan. Selain letaknya yang strategis di tengah kota di Jalan Soedirman, view yang didapatkan saat menginap di hotel ini juga sangatlah menarik karena langsung menghadap ke pantai.

View langsung ke laut dari kolam renang Hotel Aston 
Hotel Grand Aston Balikpapan
Tak jauh dari hotel tempat kami menginap kita bisa menemukan tempat wisata pantai. Pantai Kemala namanya. Cukup naik angkot satu kali selama 10 menit kita bisa langsung bermain di pantai ini.

Pantai Kemala Balikpapan
Jump!

Pantai ini memiliki pasir yang putih dan halus. Di pantai ini juga kita bisa melihat dengan jelas kapal-kapal minyak yang akan menuju rig.

Wisata Kuliner

Tak lengkap jalan-jalan jika tidak wisata kuliner. Karena Balikpapan ini merupapan kota pesisir, kuliner kali ini tidak jauh dari seafood, seafood, dan seafood. hehehehe

Foto bersama bapak-bapak proyek di restoran apa ya lupa hahaha, sorry :p
Nyam. Makan malam di Kepala Ikan Bang Joni. Joss!
Kepala Ikan Bang Joni
Kepitingnya enak banget!
Well, Kerja sudah, jalan-jalan keliling kota sudah, wisata pantai sudah, wisata kuliner sudah. Perjalanan di Balikpapan 3 hari 2 malam ini akhirnya ditutup dengan belanja oleh-oleh kain khas Kalimantan dan juga oleh-oleh amplang dan makanan lainnya buat orang di rumah.
Shopping Time! @Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan ;)

Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi alhamdulillah sudah pernah terjamah. Papua, Nusa Tenggara? Hemm, please somebody take me there. Suatu hari nanti. Aminn

Have a good night everybody :)

*photo credit : Bagus Reza Erlangga, Aditya Janu Saputro, dan dokumentasi pribadi
Continue reading Pengalaman Pertama di Balikpapan

Saturday, September 6, 2014

, , , ,

Selamat Ulang Tahun, Neng!

12 Juli 2014 kemarin tepat usia saya menginjak 24 tahun. Setiap tahun usia kita bertambah, seharusnya kita semakin menjadi pribadi yang dewasa dan menjadi pribadi yang lebih baik. Begitu pula yang saya harapkan. Semoga di usia ini saya bisa menjadi lebih dewasa, menyikapi segala sesuatu hal dengan pemikiran yang matang dan tidak tergesa-gesa. Semoga menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya dan selalu bermanfaat bagi sesama. Amiin.

Di momen ultah di tahun ini, ada dua momen yang sangat memorable bagi saya. Momen pertama adalah saat saya diberi surprise ulang tahun di Balikpapan, dan yang kedua adalah saat saya diberi surprise spanduk ulang tahun oleh akang di Batununggal, Bandung. Mari kita bahas satu persatu :)

Ulang tahun di tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Di tahun ini, saya sedang berada di Balikpapan untuk kunjungan lapangan pelaksanaan proyek pembangunan Bandara Sepinggan Balikpapan. Di kunjungan lapangan proyek ini saya belajar banyak hal tentang pelaksanaan proyek bandara, terlebih lagi tetang SOP yang dilakukan oleh Angkasa Pura I sebagai owner dan pengendali proyek. Kali ini juga kali pertama bagi saya menginjakkan kaki di Kota Balikpapan. Belajar dan menemui banyak hal-hal yang baru di kota ini, dan itu sangat menyenangkan.

Dalam kondisi on duty seperti ini saya tidak pernah berpikir akan mendapatkan surprise. Mendapatkan kesempatan untuk pergi ke kota Balikpapan ini dan menemui hal-hal yang baru saja saya sudah sangat bersyukur. Namun ternyata teman-teman kantor masih sayang saya. Di malam tanggal 12, saat saya akan beristirahat ke hotel, saya mendapat surprise ucapan selamat ulang tahun lengkap dengan kue ultahnya. Bos kantor, manager, kepala proyek, dan seluruh teman kantor saya berkumpul dan ikut merayakan surprise ini. Saya senang, ya sangat senang :)

My Birthday Surprise
Seminggu kemudian tepatnya tanggal 18 Juli 2014, saya pulang ke Bandung untuk menghabiskan akhir minggu di rumah. Pada hari itu, akang sudah berjanji akan menjemput saya di Batununggal. Sesampainya di Batununggal, saya dijemput dengan motornya dan langsung dibawa keliling kompleks Batunggal sampai akhirnya saya melihat spanduk ulang tahun dengan foto saya di depan mesjid Batununggal....

Spanduk gede di Batununggal hahah

Kaget bercampur haru. Jujur saya tidak menyangka kalau surprise ulang tahun yang diberikan olehnya adalah spanduk sebesar ini. Spanduk dengan ukuran kurang lebih 4x2 m terpampang di pagar Kompleks Batununggal. Akang bercerita pemasangan spanduk ini juga tidak mudah. Dia harus melobby satpam kompleks agar dapat memasang spanduk dan harus mencopotnya secepat mungkin sebelum kepala satpam melihatnya. Benar-benar butuh perjuangan dan saya sangat menghargai perjuangannya.

Fyi, spanduk ulang tahun ini terdiri dari 4 elemen:
1. Ucapan selamat ulang tahun dari teman-teman terdekat saya. Saya jadi membayangkan, akang menghubungi teman-teman saya satu persatu, meminta foto ucapan selamat ulang tahun, dikumpulkan satu-satu lalu digabungkan. Hehehehe
2. Gambar lampion. Ya, dia sangat tahu kalau saya suka melihat lampion. Tapi ada satu hal yang belum terlaksana, melihat lampion terbang bareng-bareng. Semoga tahun depan terlaksana ya. Amiin
3. "24 tahun sudah bidadari mendiami bumi" >>> Bidadari, terima kasih :)
4. Gambar boneka kardus kita berdua. Boneka kardus yang saya buat sendiri untuk menyemangati Tugas Akhirnya di kala itu. Heu

Kedua momen diatas semakin mengingatkan saya, bahwa masih banyak yang sayang kepada saya dan saya harus semakin banyak bersyukur untuk semua anugerah yang saya dapatkan. Alhamdulillah. Terima kasih untuk akang, teman-teman, bapak-bapak kantor, semuanya. Terlebih lagi terima kasih untuk kedua orangtua dan keluarga saya. Tanpa mereka mungkin saya tidak akan pernah sampai fase seperti ini.

once again, 
Happy Birthday, Neng!
Getting older is no problem. You just have to live long enough -Groucho Marx

Continue reading Selamat Ulang Tahun, Neng!

Friday, July 25, 2014

, , , , , , , , ,

A Weekend Getaway - Trip Ke Ujung Kulon (2)

Hari ke dua! Cerita hari pertama di Ujung Kulon dapat dilihat disini yaa :)

Destinasi pertama di hari kedua ini adalah Pulau Handeleum. Di Taman Wisata Ujung Kulon terdapat dua tempat yang bisa dijadikan tempat menginap, yaitu Pulau Peucang dan Pulau Handeleum. Di Pulau Handeleum ini hanya terdapat satu pemondokan berbeda dengan Pulau Peucang yang terdiri dari beberapa pemondokan dan rumah warga. Jadi menurut saya lebih reccomend di Pulau Peucang dibandingkan di Pulau Handeuleum. Berikut ini suasana Pulau Handeleum...
Dermaga Handeleum
Balai Taman Nasional Ujung Kulon
Asri dan sejuk
Rusa dimana-mana

Selanjutnya adalah Kanoing.
Bapak-bapak pengemudi kano
View sepanjang jalan
1, 2, 3, cheese :)

Pengalaman saat kanoing seruuu. Oia, menurut guide kami, di sungai ini masih terdapat buaya. Dan kepercayaan penduduk di sana jika kita menemui buaya, kita tidak boleh menyebutkan kata buaya. Pamali katanya. Sungai ini dikelilingi oleh hutan-hutan dan masih banyak hewan-hewan seperti badak yang menyebrang sungai untuk mencari makanan. Gokil.

Selanjutnya snorkling lagi...

It's me!


Sehabis snorkling kami kembali ke Desa Sumur, bersih-bersih lalu pulaaang.
Hati senang, kulit hitam :p



Continue reading A Weekend Getaway - Trip Ke Ujung Kulon (2)

Tuesday, July 15, 2014

,

A Weekend Getaway - Trip Ke Ujung Kulon (1)

Horeeee liburan lagiii :)

Tanggal 13-15 Juni lalu, saya dan teman-teman kantor melakukan perjalanan ke Taman Wisata Ujung Kulon. Ujung Kulon merupakan daerah paling barat Pulau Jawa dan terletak di Provinsi Banten. Daerah Ujung Kulon juga merupakan tempat hewan langka badak bercula satu berasal. Buat yang belum punya gambaran dimana itu Ujung Kulon, ini saya kasih gambaran peta nya ya :D

Ujung Kulon
Untuk trip kali ini kami menggunakan travel Rafauli Trip. Biaya yang kami keluarkan untuk trip kali ini 875.000/org dan biaya sewa alat snorkling 15.000/org, jadi total 890.000/org. Sebenernya biaya yang diminta oleh pihak travel untuk sewa alat snorkling adalah 60.000/org. Tapi karena jumlah kami yang cukup banyak (13 orang) akhirnya kami mendapat diskon sewa alat snorkling 75%. Hehehe.

Let's enjoy our trip!

*
Meeting Point perjalanan kali ini bertempat di McD Karawaci Tangerang. Pada pukul 10 malam kami dan peserta trip lainnya naik bus AC menuju Desa Sumur, dermaga dimana kita akan naik perahu nanti. Pada jam 4.30 subuh rombongan kami sampai di Desa Sumur.Agenda yang dilakukan di Desa Sumur ini antara lain sholat subuh, bersih-bersih, dan juga sarapan pagi. Selanjutnya bersiap-siap naik perahu menuju Pulau Peucang. yeah!

Desa Sumur
Siap-siap naik perahu
Hari ke -1
Destinasi pertama adalah Pulau Peucang, Pulau Peucang ini tempat dimana kami menginap. Waktu yang ditempuh untuk menuju Pulau Peucang ini adalah 3 jam dengan menggunakan kapal.

Dermaga Pulau Peucang
Warna airnya toska dan jerniiih banget :)))
Pulau Peucang!
Agenda di Pulau Peucang ini adalah simpan menyimpan barang bawaan. Setelah setengah jam beristirahat di Pulau Peucang, selanjutnya kami bersiap-siap menuju Tanjung Layar. Titik paling barat Pulau Jawa. Fyi, di Pulau Peucang ini kita bisa menemukan binatang-binantang yang berkeliaran secara bebas. Contohnya babi, monyet, rusa, iguana, dan hewan lainnya. Pemakaian listrik di pulau ini juga dibatasi. Listrik menyala hanya pada sore-pagi hari saja. Oia dan hal yang cukup penting, di pulau ini tidak ada sinyal telepon. So, say goodbye to phone communication and social media :)))   

Lanjut ke Tanjung Layar. Perjalanan dari Pulau Peucang ke Tanjung Layar memakan waktu kurang lebih 3 jam. Sasampainya di Tanjung Layar kita harus tracking menyusuri hutan terlebih dahulu sekitar 30 menit untuk sampai ke titik ujung barat Pulau Jawa.

Taman Nasional Ujung Kulon
Tracking menyusuri hutan
Setelah tracking, kita akan sampai pada dua tujuan yaitu pos penjaga dan menara mercusuar Tanjung Layar dan titik ujung paling barat Pulau jawa itu sendiri.
Pemandangan dari mercusuar lantai 2

Pos Penjaga Tanjung Layar
Menara Mercusuar Tanjung Layar
 Setelah menaiki menara mercusuar selanjutnya kita menuju ujung barat Pulau Jawa. uyeaaaah :)

Our team
Ujung Barat Pulau Jawa!
Selanjutnya kami kembali ke Pulau Peucang untuk makan siang dan sholat. Setelah itu kami bersiap-siap untuk snorkling di sekitar Pulau Peucang. Kali ini adalah kali pertama saya snorkling, di awal-awal saya merasa kesulitan untuk menggunakan alat snorkling ini karena saya harus menyesuaikan bernafas hanya dengan mulut saja. Namun setelah berlatih beberapa kali akhirnya saya terbiasa dan siap untuk mengeksplor dunia bawah laut.Yes

Siap-siap loncat dari dek kapal hihi :p
1, 2, 3, byuuur....
Berhasil snorkling. Happyyyy :)
credits : Rafauli Trip
credits: rafauli Trip
Setelah snorkling kami kembali ke Pulau Peucang untuk bersih-bersih, makan malam, dan istirahat. Siap-siap untuk kanoing besok hari. aaaa can't wait!

 Lanjut ke Part 2 disini yaaaa :D


Continue reading A Weekend Getaway - Trip Ke Ujung Kulon (1)