Selasa, 15 Oktober 2019

MEMULAI USAHA ONLINE BAJU MUSLIM ANAK BAJUYULI

Bismillah, karena banyak yang nanya gimana awalnya saya dan suami memulai bisnis Bajuyuli ini, jadi saya cerita aja di blog ya, siap-siap bakal panjang ceritanya :)

AWAL TAHUN 2016 (Memulai bisnis)

Setelah suami resign dari pekerjaan kontraktor di Malaysia, kami memulai untuk full bisnis di Indonesia. Bisnis yang dijalankan pertama kali adalah bisnis cuci motor, tapi karena merugi akhirnya bisnis itu ditutup. Paralel dengan berjalannya bisnis cuci motor, kami juga memulai bisnis online baju muslim anak dengan cara dropship dan reseller. 

Kenapa Jualan Online Baju Muslim Anak?

1.  Tahun 2016 bisnis online sedang memarak. Tokopedia, Lazada, Bukalapak bermunculan dan memberikan banyak kemudahan untuk penjual online berjualan.
2. Target pasar yang dipilih anak-anak karena belum banyak saingannya dibandingkan baju dewasa.
3. Menghadapi Lebaran 2016, kebanyakan orang tua pasti membelikan baju baru untuk dipakai saat sholat IED jadi ini momen yang pas.
4. Kenapa dropship dan reseller? Resikonya lebih rendah dibanding langsung produksi sendiri karena belum tau peluang bisnis seperti apa.

Bagaimana Cara Memulainya?

1. Tentukan Target Pasar
Target pasar Bajuyuli adalah masyarakat menengah ke bawah, jadi di awal-awal barang yang kami jual harganya di bawah 100rb.

2. Beli sample baju
Untuk tahu produk yang sedang laku di pasaran, kami beli beberapa sample baju yang paling banyak terjual di beberapa marketplace (MP) dengan kriteria harga di bawah 100rb.

3. Buka Toko di MP dan Pelajari Ketentuan Berjualan di Semua Platform Marketplace
Karena ingin berjualan online PENTING sekali untuk mempelajari berbagai fitur di MP tersebut. Di Tokopedia Bukalapak sudah banyak panduan bagaimana cara buka toko, bagaimana foto produk yang baik, judul produk harus seperti apa, menaikkan rating produk, dll, jadi sebagai seller tinggal baca, pahami dan eksekusi.

4. Photoshoot Ulang Produk
Setelah barang yang kami beli di poin 2 sudah sampai, kami foto ulang produk tersebut dengan ketentuan-ketentuan yang tertera di  Marketplace, seperti background harus putih, tanpa watermark, size foto optimum, dll. 
Kenapa harus photo produk ulang? Kebanyakan dulu produk-produk yang ditampilkan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah di MP jadinya kami putuskan untuk photoshoot ulang dengan harapan penjualan lebih meningkat.

Untuk sekarang sudah banyak foto produk yang mengikuti kaidah-kaidah di MP, jadi lebih mudah buat dropship reseller tinggal ambil fotonya dan pasang di toko masing-masing.

5. Upload di Marketplace dan Pasang Ads
Setelah semua ketentuan di marketplace dipahami, lakukan upload produk dan pasang Ads di semua MP. Untuk nominal Ads yang kami pasang itu kami berlakukan trial& error alias coba-coba.  Jadi tidak ada patokan harus pasang Ads berapa di awal berjualan. Untuk beberapa MP juga ada fitur "sundul" untuk memunculkan kembali produk.

6. Buat Website, Akun Instagram, Facebook Fanspage
Untuk meningkatkan branding, Bajuyuli juga langsung membuat website, Instagram, dan Facebook. Website, IG dan FB berfungsi sebagai katalog saja, sedangkan untuk penjualan semua berlangsung di Marketplace dan japri via Whatsapp.

7. Gabung Komunitas E-commerce
Untuk memperluas wawasan, kami juga gabung dengan beberapa komunitas seperti komunitas UMKM Bandung, Tokopedia Bandung, JNE Loyalty Club dlsb. Gabung komunitas sangat penting untuk newbie seller karena menambah banyak kenalan dan relasi, menambah banyak ilmu seperti tips dan trick berjualan di Tokopedia, dll.

MENJELANG RAMADHAN 2016 (Mulai produksi sendiri)

Alhamdulillah toko online Bajuyuli mendapat respon baik dari customer. Dari berbagai model yang kami jual, ada satu model yang menjadi best seller dan kami pun rutin repeat order kepada produsennya. Menjelang bulan ramadhan, strategi marketing gencar kami lakukan. Qadarullah orderan semakin banyak dan produsen kami pun kewalahan untuk menangani orderan kami karena produsen kami masih kelas produksi rumahan.

Untuk menjaga orderan dan menjaga rating toko dengan tidak membatalkan pesanan, akhirnya kami meminta izin ke produsen utama kami untuk memproduksi ulang tersebut. Produsen utama setuju dan disinilah titik Bajuyuli memproduksi baju sendiri.

Produksi baju sendiri itu TIDAK MUDAH. Mulai dari suvey ke toko kain di Cigondewah, Tamim, Pasar Baru, Otista sampai cari-cari konveksi yang cocok dan mau nerima order yang sedikit. Akhirnya kami bertemu dengan partner konveksi yang bisa menerima orderan kami dan alhamdulillah kerja samanya bertahan hingga sekarang.

Untuk beli kain juga tidak langsung banyak, dulu kami beli kain sedikit-sedikit 2-3kg, kasih ke konveksi, catat berapa jumlah barang yang jadi lalu kirim ke customer. Beli kain lagi, kasih ke konveksi, kirim ke customer lagi. Perputaran barang sangat cepat waktu itu jadi kejar-kejaran antara beli kain, jahit ke konveksi dan kirim ke customer sesuai tenggat waktu batas kirim di marketplace dan WA. Saat itu kami tidak memikirkan proses Quality Control (QC), terima beres barang dari konveksi langsung kirim customer. Komplain pun banyak berdatangan, misal karena barang yang diterima sizenya tidak sesuai, jahitan lepas, renda terbalik, dll. Tapi semua complain kami terima lapang dada dan sebagai pembelajaran karena memang manajemen Bajuyuli masih seumur jagung.

Dengan segala jerih payah dan perjuangan pada tahun 2016, alhamdulillah akhir tahun 2016 toko online Bajuyuli ditutup dengan ±4000pcs baju terjual.

AWAL TAHUN 2017 (Pindah Ruko dan Menata Sistem Bajuyuli)

Tahun 2017 Bajuyuli pindah ruko tepat di atas kantor JNE tujuannya agar pengiriman cepat dan mengurangi ongkos operasional pengantaran barang ke JNE. Keputusan ini ternyata memang keputusan yang sangat tepat. Bajuyuli juga mulai menata sistem managemennya sedikit demi sedikit agar bisa menjadi perusahaan yang sukses. Beberapa hal strategis yang dilakukan di tahun 2017 antara lain :
  • Merekrut karyawan  QC, Creative untuk photoshoot&membuat konten-konten di social media, dan admin untuk membalas chat pelanggan. 
  • Proses QC diambil alih sepenuhnya oleh Bajuyuli, sehingga bisa mengontrol kualitas barang, meminimalisir komplain dan meningkatkan kepuasan pelanggan. 
  • Mulai riset produk sendiri sehingga memunculkan produk-produk baru yang designnya fresh, simple, elegan.
  • Terdaftar sah secara hukum menjadi Perusahaan PT Guna Cipta Rekayasa
  • Mengadakan gathering karyawan untuk pertama kalinya demi meningkatkan kebersamaan karyawan, sarana refreshing dan meningkatkan kerja sama antar karyawan.

SEKARANG TAHUN 2019 

Memasuki tahun ke-5 berbisnis masih banyak improvement yang harus kami lakukan untuk Bajuyuli. Arahnya pun semakin jelas, Insya Allah Bajuyuli berupaya menjalankan bisnis sesuai syariat Islam. Langkah konkrit yang dilakukan yaitu tidak memakai riba dan tidak menggunakan software bajakan. Mengadakan kajian ceramah ustad setiap jumat sore, untuk jam istirahat sholat karyawan juga dibagi 2x saat adzan dzuhur dan adzan ashar.

Alhamdulillah penjualan Bajuyuli pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. Lebaran 2018 Bajuyuli berhasil  menjual 142.000pcs baju, karyawan Bajuyuli juga semakin banyak ±40 orang. Insya Allah kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas sistem managemen Bajuyuli sehingga Bajuyuli bisa menjadi perusahaan yang semakin besar, punya pabrik sendiri, dan punya banyak toko offline di seluruh Indonesia/luar negeri. Mohon doanya semua, semoga Bajuyuli semakin berkembang dan berkah. Aamiin.

"Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia" (HR Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami' no 3289)

Milestone Bajuyuli
Tim Bajuyuli


Kenapa  Bajuyuli?


Nama Bajuyuli sebenernya adalah doa yang disematkan suami saya. Saat memulai bisnis di tahun 2016 saya masih berstatus sebagai pegawai BUMN operator penerbangan di Bandara Intl. Soekarno Hatta Cengkareng. Suami saya berharap suatu saat nanti saya bisa resign dan mengelola sepenuhnya Bajuyuli (Bajunya- Yuli). Alhamdulillah doa suami saya terkabul, Desember 2017 saya resign dan fokus sepenuhnya ke keluarga dan Bajuyuli :)

TIPS BISNIS!

1. Jika ingin memulai bisnis jangan ragu, mulai aja dulu dengan hal-hal yang kecil, jadi dropship, buka toko, baca rules di marketplace dll. Kebanyakan mikir malah ngebuat bisnis gak maju-maju.
2. Kalau bisnisnya sudah jalan, perkuat sistem manajemen bisnisnya. Karena sistem managemen  itu backbone bisnis, jadi kalau ingin bisnisnya berkembang besar, sistemnya juga harus semakin kuat.
3. Pencatatan data bisnis harus detail. Segala data harus dicatat dan lengkap karena insya Allah pasti berguna banget buat pengembangan bisnis. 
4. Jangan malu buat bertanya dan PDKT ke orang-orang yang sudah lebih dahulu menjalankan bisnis.
5. Pisahkan uang pribadi dan uang bisnis biar gak bingung.
6. Pencatatan keuangan juga harus detail dan lengkap.
7. Berdoa, ibadah terus dan terus. 

Sekian cerita dari saya, semoga infonya bermanfaat dan ngebuat-temen-temen jadi semangat berbisnis yaa. Bismillah semoga lancar :)

Salam,
Yulianti Haratulisanah
Co-Founder Bajuyuli  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar