Kamis, 23 Januari 2020

Pengalaman Belajar Skincare Dasar Untuk Pemula

Bismillah. Menjelang usia 30th, saya rasa kok kulit wajah udah ga begitu kenceng dan kerasa kusem. Apalagi suami suka bandingin kulit wajah saya dengan kulit bayi, kan jadi kesel wkwk. Dengan permasalahan ini saya rasa sekarang butuh rutin skincare, biasanya cuma cuci muka dengan Ponds aja. Make up pun gak jauh dari bedak dan lipstick.

Setelah googling website Female Daily, youtube Skincare 101 Affi Assegaf, youtube Suhay Salim dan beberapa blog lainnya akhirnya saya mulai beli produk yang direkomendasikan dan harganya yang cocok di kantong. Ini resume tahapan skincare yang saya pahami ya.

Double Cleansing


Double cleansing adalah step pertama dari tahapan skincare, yaitu membersihkan muka dengan dua produk untuk membersihkan muka dan membersihkan kotoran secara maksimal dan efektif. Pertama dengan produk first cleanser (make up remover), kedua dengan produk face wash. 

1. First Cleanser

Produk first cleanser biasanya berbasis minyak (oil base) seperti cleansing oil, cleansing milk, dan cleansing cream. Fungsi dari produk ini untuk membersihkan make up dan debu/kotoran yang menempel di wajah. Ini juga berfungsi agar wajah terhindar dari penyumbatan sisa make up ke pori-pori wajah. Cara menggunakannya langsung digunakan ke wajah tanpa perlu wajah dibasuh air terlebih dahulu. Fist cleanser ini dipakai hanya pada malam hari setelah selesai beraktivitas.

Produk yang saya coba untuk tahapan first cleanser ini adalah Biore Cleansing Oil 
Harga Rp 77.500/150 ml


2. Face Wash

Produk Face wash berfungsi untuk mengangkat sisa make up, debu, kotoran dan residu dari produk first cleanser. Membersihkan wajah dengan face wash dilakukan pada pagi dan malam (setelah first cleanser). Produk yang biasanya saya gunakan adalah Ponds Face Wash namun akhir-akhir ini saya merasa kulit muka lebih kering dan ketarik. Akhirnya setelah lihat review sana sini saya beralih ke Senka Perfect White Face Wash.

Senka Perfect White Face Wash
Harga Rp 49.000/120 gr


Moisturizing


Produk moisturizer berfungsi untuk mengunci permukaan kulit untuk mencegah kelembaban kulit. Sedangkan produk Hydrating berfungsi untuk meningkatkan kandungan air di dalam kulit. 
Produk Hydrating/moisturizing dipilih sesuai dengan kondisi kulit. Produk Hydrating bisanya dipakai untuk kulit kering dan dehidrasi.

Karena kulit saya tidak begitu mengalami dehidrasi saya coba produk moisturizing saja.
NATURE REPUBLIC Aloe Vera 92% Soothing Gel 
Harga Rp 90.000/300 ml



Protecting


Produk protecting berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, yaitu sunscreen. Sinar matahari terdiri dari sinar UVA dan UVB. Sinar UVA yang menyebabkan penuaan kulit dan sinar UVB yang menyebabkan kulit terbakar. Nah dalam memilih sunscreen, pilih yang terdapat SPF untuk melindungi sinar UVB dan PA untuk melindungi sinar UVA.

Semakin tinggi angka SPF maka menunjukan ketahanan kulit terlindungi berapa lama. Contoh :

  • Produk yang mengandung SPF 30, akan memberikan ketahanan selama 10 menit x 30 = 300 menit atau 5 jam
  • Produk yang mengandung SPF 50, akan memberikan ketahanan selama 10 menit x 50 = 500 menit atau 8 jam lebih.

Oleh karena itu jika durasi ketahanannya sudah habis maka perlu dilakukan pengulangan (re apply) pemberian sunscreen di wajah.

Untuk PA, semakin banyak tanda "+" pada produk sunscreen menunjukkan semakin tinggi perlindungan produk tersebut terhadap radiasi sinar UVA.

Oia untuk ibu-ibu yang seharian hanya di rumah juga tetap harus pakai sunscreen ya.

Product sunscreen saya gunakan Loreal UV Perfect Super Aqua Essence
Harga Rp 79.000/30 ml


Selain tiga tahapan di atas sebenernya ada tahapan EXFOLIATING dan TREATMENT tapi belum saya pelajari lebih lanjut lagi. Saya coba konsisten tiga tahapan di atas dan lihat dulu hasilnya. Hehe Semoga bermanfaat :)

Selasa, 21 Januari 2020

01 Tutorial Cara Mendapatkan Nomor EFIN dan Aktivasi Akun Pajak

EFIN (Electronic Filling Identification Number) adalah nomor yang diterbitkan Dirjen Pajak kepada Wajib Pajak yang memiliki NPWP untuk melakukan transaksi pajak di website pajak, seperti lapor SPT Tahunan, pembuatan ID billing, pelaporan pajak perusahaan dll. 


Setelah mendapatkan NPWP, wajib pajak tidak bisa langsung lapor pajak di website DJP ONLINE Wajib pajak harus meminta nomor EFIN dulu ke kantor pajak. Untuk pengajuan EFIN juga gak harus sesuai domisili/lokasi pembuatan NPWP, bisa di kantor pajak manapun terdekat. 

Cara Mendapatkan EFIN


1. Siapkan dulu berkas yang harus dibawa


  • KTP asli dan fotocopy
  • NPWP Asli dan fotocopy
  • Alamat email yang masih aktif 
  • Formulir permohonan EFIN
  • Untuk formulir sebenernya sudah tersedia di kantor pajak, tapi kalau mau menghemat waktu bisa isi Formulir sendiri di rumah jadi di Kantor Pajak langsung bisa antri. Jika ingin download formulirnya bisa klik DISINI


2. Setelah persyaratan lengkap langsung bisa ke Kantor Pajak untuk antri ke bagian EFIN  ya 

Aktivasi EFIN di Web DJP Online


1. Akses situs DJP Online pada alamat https://djponline.pajak.go.id/account/login, Klik “daftar di sini”

2. Masukkan data-data NPWP, EFIN dan Kode Keamanan dan klik “verifikasi”


3. Buat password untuk login ke aplikasi DJP Online -> Biar gak lupa, langsung dicatat ya passwordnya 

5. Cek email yang terdaftar dan temukan link aktivasi yang diberikan oleh DJP Online. Klik link tersebut hingga masuk ke halaman login aplikasi DJP Online.

6. Login menggunakan NPWP dan password baru yang telah dibuat. 7. Akun pun telah aktif dan siap untuk melakukan transaksi pajak. Semoga bermanfaat :)

Minggu, 19 Januari 2020

00 List Tutorial E-SPT, E-Billing dan E-Filling Pajak PPH 21 dan PPH Final Perusahaan

Bismillah, kali ini mau sharing tutorial pelaporan pajak baik di aplikasi ESPT ataupun saat pelaporan di website DJP Online. Tapi bertahap yaa, resume semua tutorial yg udah saya buat nanti ada linknya di post ini.

Jadi semenjak gabung dengan BAJUYULI saya dan suami bagi-bagi tugas soal kerjaan. Salah satu fokus saya ya urusan soal pajak ini yaitu pembayaran dan pelaporan pajak PPH 21 dan pajak omzet final. Karena basic education saya sarjana teknik bukan pajak agak kebingungan juga harus mulai dari mana untuk urusan pajak perusahaan ini. Walhasil googling dan bolak balik kantor pajak adalah solusinya. Untuk sewa Konsultan Pajak jelas belum waktunya karena belum ada alokasi dananya.

Alhamdulillah banyak blog/web/video yang ngebahas cara pelaporan pajak ini. Kadang web yang satu kurang lengkap, diulik lagi eh nemu materi yang saya butuhkan di video yang lain, belum lengkap juga cari di video yang lainnya atau kalau bingung juga langsung tanya ke kantor pajak. Di kantor pajak pun gak dibimbing detail karena antrian panjang dan waktu terbatas. Jadi biasakan ngulik/cari data sendiri dulu sebelum ke kantor pajak, karena kalau ilmunya "kosong" terus langsung ke kantor pajak saya rasa wasting time.

Di bawah ini tutorial pelaporan pajak yang saya kerjakan untuk perusahaan saya, sejauh ini berhasil/aman-aman saja. Perusahaan Bajuyuli adalah perusahaan UMKM (Non PKP) Kelas Menengah sehingga pajak perusahaan yang dipakai yaitu PPH Final 0.5% dari pendapatan bruto. Belum tentu pelaporan pajak yang saya kerjakan cocok untuk pelaporan perusahaan lain. Jadi baiknya harus banyak baca peraturan/googling/tanya ke kantor Pajak yaaa. Semoga bermanfaat :)

Berikut linknya, silakan diklik :)

01 Tutorial Cara Mendapatkan Nomor EFIN dan Aktivasi Akun Pajak



Kamis, 16 Januari 2020

Pengalaman Cacar Air Pada Dewasa (Ibu Menyusui)

Bismillah kali ini saya mau share pengalaman cacar yang saya alami di usia menjelang 30 tahun hehe, tertular dari anak sendiri. Pengalaman anak-anak cacar bisa dilihat  disini yaa, biar nyambung ceritanya.

Prolog

Jadi saat karyawan ada yang kena cacar, saya langsung tanya ibu saya apa saya udah kena cacar waktu kecil? Beliau dengan mantap bilang sudah, tertular dari aa saya waktu masih SD. Alhamdulillah tenang berarti tidak akan tertular lagi karena setau saya cacar itu sekali seumur hidup. 

Saat anak pertama terkena cacar, saya pun merawatnya seperti biasa tidak khawatir tertular. Dari satu rumah yang khawatir tertular cacar adalah anak kedua karena masih bayi, juga suami saya ragu pernah cacar atau belum. Kalau pengasuh di rumah katanya yakin sudah pernah cacar ketika sekolah.

Gejala Cacar

Gejala yang saya alami cukup berbeda dengan anak-anak. Sebelum bintil cacar muncul, punggung rasanya pegal-pegal sekali. Sebenarnya untuk punggung pegal sudah biasa karena saya juga masih menyusui tapi ini kok rasanya beda linu-linu juga. Hari Minggu tepat 2 minggu setelah anak pertama terkena cacar, saya merasa agak demam dan pusing. Pada waktu ini belum ada firasat bakal terkena cacar. 

Hari Senin saya berencana berangkat ke kantor bersama anak-anak karena abang sudah dipastikan sembuh. Demam yang saya rasakan pun sudah hilang. Tapi saat mandi saya malah temukan bintil cacar di sekitar lengan dan dada, ternyata sudah banyak. Subhanallah.

Berobat Ke Dokter

Saya putuskan langsung ke dokter umum pada hari itu juga. Saat saya bilang kalau saya cacar, dokter langsung bilang " Ibu belum pernah cacar ya waktu kecil?" Saya bilang saja sudah.

Dokter periksa bintil cacar dan konfirmasi kalau saya positif terkena cacar air. Beliau bilang kalau cacarnya menyebar di seluruh tubuh seperti yang saya alami kemungkinan waktu kecil saya belum terkena cacar air. Kalau sudah pernah cacar air sebelumnya, saat dewasa kemungkinan terkena herpes zooster dan bentuknya memanjang bukan menyebar di seluruh tubuh. Ya Wallahualam.

Obat yang dikasih dokter :
1. Salep Acyclovir 5%
Salep ini digunakan 2x sehari, gunanya agar bintil cacar cepat kering. Salep ini harganya bervariatif dari 7000-40.000/tube, untuk harga yang paling murah itu keluaran generik. Karena pengalaman kemarin bisa habis sampai 6 tube maka cari yang murah saja. 

2. Obat Anti Virus Acyclovir 400mg
Obat ini diminum 4x sehari setiap 5-6 jam. Khasiat obat ini agar cacar tidak tambah banyak. Waktu itu saya dikasih resep untuk 3 hari. Harga obat 7000/tablet 

Oia obat ini aman untuk ibu menyusui ya, karena saya masih menyusui anak kedua usia 1 tahun. Namun jika ada bintil di dekat payudara harus hati-hati saat ngasih salep jangan sampai terjilat bayi karena ini obat luar.

Fase Cacar

Fase cacar yang saya alami kurang lebih sama dengan fase cacar anak-anak. Hari ke 1-3 bintil bermunculan. Hari ke-4 mulai mengering. Hari ke 5-14 semua bintil mengering dan mengelupas.

Bedanya dengan cacar pada anak-anak, bintil yang bermunculan pada saya cukup banyak. Di arena wajah, badan, punggung, tangan, kaki semua ada. Dokter bilang kalau pada dewasa bintil bisa muncul juga di dalam tenggorokan , lidah, dan dalam mulut. Tapi alhamdulillah di saya tidak muncul. 

Selain itu jika pada anak-anak hanya demam ringan 1-2 hari beda pada orang dewasa. Yang saya alami demam bisa sampai 3 hari disertai meriang dan pegal linu. Kalau gatal-gatal jangan ditanya yah hehe. Ini mungkin yang dibilang kalau cacar air pada dewasa efeknya lebih ganas dibanding pada anak-anak :( Tapi jangan khawatir hari ke 4 alhamdulillah kondisi mulai membaik dan sudah bisa beraktivitas biasa di dalam rumah. 

Hal yang paling mengganggu ketika cacar adalah tidak bisa pergi kemana-mana karena takut menular ke orang lain jadi cukup mengurangi produktivitas. Oia cacar ini bahaya bila terjadi pada ibu hamil ya, karena bisa menyebabkan janin tertular virus. Jadi bagi perempuan yang sedang program hamil dan belum cacar lebih baik vaksin dulu untuk mencegah tidak tertular cacar, walaupun kemungkinan tertular pun masih ada sedikit.

Semoga tulisan ini bermanfaat ya dan sehat selalu :D

Senin, 13 Januari 2020

Pengalaman Cacar Air Pada Anak Balita

Bulan November 2019 dan Awal Desember 2019 dua karyawan saya terkena cacar. Segala usaha sudah saya dan suami lakukan agar tidak ada lagi yang tertular, ceritanya bisa lihat di blog suami. Namun qadarullah akhir Desember 2019 anak pertama saya tertular cacar, disusul saya terkena cacar dan terakhir anak kedua saya juga ikut tertular cacar :(

Kali ini saya akan bahas proses dan pengobatan cacar pada kedua anak saya (Abang Dipa 2,5th dan Adek Huda 1,5th). Cerita cacar yang saya alami nanti dibahas terpisah ya!

Gejala Cacar

Bintik cacar air keluar di Abang itu tanggal 22 Desember 2019, kurang lebih dua minggu setelah kontak dengan karyawan saya yang terkena cacar. Jadi menurut dokter virus cacar itu mengalami inkubasi selama 2-14 hari  di tubuh penderita. Setelah pertama kali kontak dengan penderita cacar, virus cacar sudah menempel di tubuh kita, namun gejala sakit cacar baru bisa muncul 2-14 hari kemudian tergantung dari daya tahan tubuh penderita. Penularan cacar terjadi sangat cepat dan bisa terjadi via udara dan air liur. Bintik cacar air pada adek pun muncul kurang lebih 2 minggu setelah abang positif cacar.

Gejala yang dialami dua anak saya sebelum muncul bintil pertama adalah demam. Tapi tidak perlu khawatir karena demamnya tidak tinggi. Pada adek disertai rasa gatal ingin menggaruk badan namun pada abang biasa saja. Bintil yang muncul di awal-awal 2-3 buah dan berair.

Berobat Ke Dokter

Oia kedua anak saya sebelumnya tidak di-vaksin cacar ya, karena anak-anak hanya vaksin yang dasar saja. Hehe. Saat pertama bintil berair muncul saya langsung bawa abang ke DSA. Abang diperiksa dan dinyatakan positif cacar air. Penyakit ini merupakan penyakit yang wajar pada anak jadi tidak perlu khawatir. Semakin muda usia anak terkena cacar biasanya penyakitnya pun semakin ringan.

Obat yang dikasih dari dokter :
1. Salep Acyclovir
Salep ini digunakan 2x sehari, gunanya agar bintil cacar cepat kering. Salep ini harganya bervariatif dari 7000-40.000/tube, untuk harga yang paling murah itu keluaran generik. Karena pengalaman kemarin bisa habis sampai 4 tube maka cari yang murah saja. 

2. Obat Anti Virus Acyclovir 250mg
Obat ini diminum 4x sehari setiap 5-6 jam. Khasiat obat ini agar cacar tidak tambah banyak. Waktu itu abang dikasih resep untuk 5 hari dan harus habis. Harganya sekitar 25.000 untuk 20 tablet, murah kok.

3. Imboost Force Kids Syrup untuk menambah imunitas anak harga kurang lebih 40.000/botol

Karena cacar menular maka dokter menyarankan agar anak diisolasi sampai cacar benar-benar kering dan mengelupas. Jika sudah mengelupas dan berganti kulit baru kemungkinan virus cacar sudah tidak akan menular lagi. Dokter juga tetap menyarankan agar anak tetap mandi air hangat agar kuman tidak menempel, namun harus hati-hati agar cacar tidak pecah sendiri dan menyebar ke seluruh tubuh.

Berdasarkan pengalaman abang, maka ketika adek positif cacar tidak saya bawa ke dokter hehe. Untuk salep dan obat tetap saya kasih seperti abang hanya dosisnya dikurangi sedikit :)

Fase Cacar

Alhamdulillah ternyata cacar yang anak-anak alami termasuk cacar yang ringan. Bintiknya memang ada di seluruh tubuh tapi tidak terlalu banyak. Untuk abang malah tidak begitu gatal sehingga abang bisa bermain di rumah dan tidur nyaman seperti biasa. Tapi untuk adek lumayan gatal karena dia sering garuk- garuk sendiri, pada malamnya juga gak bisa tidur karena agak demam dan gatal. 

Fase cacar yang dialami kurang lebih seperti ini :

Hari pertama : Demam dan muncul bintil pertama
Hari kedua : Langsung muncul banyak bintil baru 
Hari ketiga : Bintil baru masih muncul
Hari keempat :  Sebagian Bintil mulai menghitam
Hari kelima : Bintil menghitam dan tidak muncul lagi bintil baru
Hari keenam - selesai : Bintil mengelupas dan ganti kulit baru
- Di abang semua bintil mengelupai dan ganti kulit hingga hari ke empat belas
- Di adek, karena cacar yang keluar lebih sedikit lagi, semua bintil mengelupas dan ganti kulit hingga hari ke delapan. 

Hari Pertama

Hari Kedua
Hari Keempat

Alhamdulillah dalam kurang dari 2 minggu cacar sudah mengelupas semua dan abang adek sudah bisa main dengan teman-temannya. Semoga hanya 1x aja ya sakitnya dan ketika besar abang adek gak kena cacar lagi. Aamiin 

Sekian, semoga bermanfaat ya :)












Jumat, 27 Desember 2019

CARA MENGURUS SENDIRI STNK MOTOR HILANG KOTA BANDUNG TAHUN 2019

Mau sharing tahapan pengalaman mengurus sendiri (tanpa calo) STNK motor yang hilang di Kota Bandung. Saat mengurus STNK motor yang hilang ini sengaja tidak menggunakan jasa calo karena biayanya lebih mahal hehe.

Yuk langsung aja, tahapannya seperti ini ya :

1. Siapkan Data Kelengkapan Motor.

  • KTP asli dan Foto copy KTP Pemilik Motor
  • Foto copy STNK
  • BPKB asli dan Foto copy BPKP

2. Minta Persyaratan Duplikat STNK
Karena masih awam mengenai prosedur pengurusan STNK hilang, jadi waktu itu langsung ke Samsat Bandung Timur (alamat pemilik motor di daerah Bandung Timur) ke bagian Informasi. Di bagian informasi langsung diberi persyaratan untuk duplikat STNK. 

3.  Buat Iklan Kehilangan di Tiga Buah Koran Lokal Kota Bandung
Waktu itu pembuatan iklan di PT Balai Iklan Jl Kopo no 304 Bandung. Isi dari iklan ini menyatakan bahwa telah kehilangan STNK motor plat nomor sekian dan kontak kita jika STNK ditemukan.
Di PT Balai Iklan sudah ada paket 3 surat kabar mana yang mau dipilih dan biayanya juga berbeda-beda. Saya pilih paket yang paling murah 76rb (Radar Bandung dll). Paket Pikiran Rakyat, Galamedia, Tribun lebih mahal sekitar 100rb.
Gunting potongan iklan dan simpan beserta kuitansi pembayaran iklan.

4. Pergi ke Polrestabes Bandung Jl Jawa No 1 Bandung
Di Polrestabes ini dibuatkan surat laporan kehilangan STNK biayanya gratis. Dokumen yang harus dibawa adalah potongan iklan, fotocopy STNK,  BPKB asli+copy, fotocopy KTP

5. Pergi ke Unit Reskim Polrestabes Bandung Jl Jawa No 1 Bandung
Di Unit Reskrim dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai surat pengantar ke Polda. Dokumen yang harus disiapkan potongan iklan, surat laporan kehilangan, fotocopy STNK, BPKB asli+copy dan fotocopy KTP. Pembuatan BAP ini sebenarnya gratis tapi bayar seikhlasnya sekitar 20rb.

6. Pergi ke Polda Jabar Jl Soekarno Hatta no 748 Gede Bage Bandung
Di Polda dilakukan pemeriksaaan data motor di komputer apa sesuai dengan data yang ada atau tidak. Dokumen yang harus disiapkan potongan iklan, surat laporan kehilangan, BAP, fotocopy STNK, BPKB asli+copy dan fotocopy KTP.  Di Polda ini juga dibuatkan surat pengantar dari Polda ke Samsat. Biayanya sebenernya gratis tapi lagi-lagi bayar seikhlasnya saja sekitar 20rb.

7. Pergi ke Samsat untuk Cek Fisik Kendaraan
Di Kantor Samsat ambil formulir cek fisik lalu ngantri untuk cek fisik kendaraan. Saat cek fisik akan dilakukan penggesekan nomor rangka dan nomor mesin motor. Biaya cek fisik gratis tapi akhirnya bayar seiklasnya sekitar 10rb.

8. Pergi ke Gudang Arsip Samsat
Di gudang arsip hanya memperlihatkan kelengkapan dokumen poin 6 dan 7, setelah lengkap berkas akan distempel dan kita dapat mengambil formulir pendaftaran duplikat STNK. Biayanya gratis.

9. Pergi ke Loket Pendaftaran
Setelah mengisi fomulir selanjutnya pergi ke loket pendaftaran dengan membawa semua dokumen yang sudah distempel. Selanjutnya akan dipanggil ke kasir untuk pembayaran duplikat STNK sebesar 100rb, Alhamdulillah proses duplikat telah selesai. Setelah itu diberikan resi untuk pengambilan STNK.

Alhamdulillah begitulah tahapan pengurusan STNK yang telah selesai dilakukan agak ribet memang. Total pengurusan dokumen kurang lebih 3 hari sampai terbit resi pengambilan STNK motor. Biaya secara resmi total 76rb+100rb, biaya lain-lain itu biaya seikhlasnya yang sebenernya ga usah dibayar juga gapapa. Semoga kedepannya proses pengurusan STNK hilang ini bisa dilakukan di satu pintu Samsat saja jadi tidak perlu bolak balik kesana kemari. Aamiin

Semoga bermanfaat ya :)



Rabu, 18 Desember 2019

Pengalaman Sakit TB Paru pada Anak


Bismillah kali ini mau sharing cerita soal anak-anak saya yang terkena penyakit TB.

Hasil Ronsen Positif TB Paru

Bulan Agustus 2019 qadarullah adek Huda (10 bulan) harus dirawat inap di RS karena sakit asma akut. Saat itu adek disuruh ronsen dada dan saat hasil ronsen keluar diketahui kalau ade terkena TB.

Setelah keluar dari RS, saya konsultasi dengan dokter kira-kira apa penyebab ade bisa terkena penyakit TB. Jadi penyakit TB adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri M. tubercolosis. Bakteri ini biasanya menyerang paru-paru, namun tidak jarang pula bakteri dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya. Untuk mengetahui penyebab penyakit TB ada beberapa hal yang dokter tanyakan kepada saya :

1. Apa di keluarga ada yang terkena penyakit TB dewasa aktif dan menular?

2. Tanda klinis anak (Apakah anak sering batuk-batuk lama 3 minggu lebih, berat badan anak tidak naik beberapa bulan berturut-turut, anak lesu tidak aktif dll)

Jika dilihat dari klinis anak, adek pertumbuhannya baik, tidak pernah batuk-batuk lama, tidak lesu dan selalu aktif. Di rumah juga tidak ada yang menderita TB aktif dan menular. Tapi keluarga kakak  qadarullah terkena penyakit TB, tertular dari pengasuhnya, saat itu masih dalam pengobatan rutin. Kata dokter bisa saja adek tertular dari keluarga kakak walaupun jarang berjumpa, atau memang kondisi ade sedang drop jadi bakteri TB hinggap ditubuh ade. Wallahualam.

Karena TB ini menular, akhirnya dokter juga menyarankan agar si abang (2 tahun) dironsen juga untuk memastikan abang terkena TB juga atau tidak. Saya menuruti saran dokter, abang dironsen dan qadarullah ternyata abang juga terkena TB :((



Tes Mantouk Positif TB paru

Untuk memastikan penyakit TB, dokter akhirnya menyarankan agar anak-anak tes Mantouk. 
  • Tes Mantoux atau tuberculin skin test (TST) adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya paparan kuman TB pada tubuh. 
  • Dilakukan  dengan cara menyuntikkan larutan tuberkulin (protein kuman TB) di bawah kulit 
  • Setelah proses penyuntikan, biasanya akan didiamkan hingga 48-72 jam untuk memperoleh hasilnya.
  • Jika pada bekas suntikan muncul benjolan kurang lebih 10mm, maka hasil tes bisa dikatakan positif menderita TB.
Benjolan yang muncul setelah disuntik protein kuman TB (sumber google)

Setelah disuntik siang-siang, sorenya langsung keluar benjolan di tangan adek dan abang. Benjolan adek diukur 12mm, benjolan di tangan abang setelah diukur 1cm dan mereka berdua  dinyatakan  positif TB :(

Penularan Penyakit TB
Karena anak-anak dinyatakan positif TB, maka dokter anak menyarankan saya dan keluarga terdekat untuk ronsen juga khawatir jika saya dan keluarga terdekat terkena TB. Akhirnya saya, suami, pengasuh dan nenek kakek juga melakukan tes ronsen dan alhamdulillah tidak ada yang terkena TB.

Penyakit TB ini ditularkan melalui udara bukan kontak permukaan. Ketika penderita TB paru aktif batuk, bersin atau bernyanyi, bakteri akan terbawa keluar dari paru-paru menuju udara. Seseorang dapat tertular TB jika menghirup bakteri tersebut. TB biasanya tidak ditularkan dengan kontak singkat, maka dari itu saat seseorang terkena TB, penghuni rumah yang kontak erat dengan pasien harus dironsen juga karena khawatir tertular.


Penyebaran bakteri TB

Hal ini juga yang menyebabkan jika orang dewasa terkena penyakit TB wajib menggunakan masker agar tidak menularkan ke orang lain. 

Menurut dokter, anak-anak di bawah usia 9 tahun yang terkena penyakit TB juga tidak akan menularkan bakteri ke yang lain. Penjelasan ini cukup menenangkan saya, karena anak-anak akan tetap bisa bermain bebas dengan teman sebayanya. 

Mulai Pengobatan 


Pengobatan TB ini dilakukan secara rutin setiap hari selama 6 bulan. Pengobatan ini dibagi menjadi 2 tahap :

1. Tahap Intensif (2 bulan)
  • Tahap intensif ini bertujuan agar bakteri pada sel inti mati, sehingga pengidap TB tidak menularkan bakteri ke orang lain. Pengobatan intensif ini memang ampuh untuk mematikan bakteri TB. Tapi ada beberapa bakteri yang masih "tertidur" dan sudah kebal obat sehingga butuh pengobatan lebih lanjut ke Tahap Lanjutan.
  • Pada fase ini anak-anak diberikan obat isoniazid (INH), rifampisin (RIF), pirazinamid (PZA) dalam bentuk serbuk, juga diberikan vitamin Curvit karena obat TB memberikan efek ke lambung. Biaya untuk obat kurang lebih 75rb (3 obat utama)
  • Sebenernya untuk pengobatan TB ini gratis di Puskesmas karena program pemerintah, tapi obat yang diberikan pemerintah bentuknya tablet. Jujur saya agak kesusahan ngasihnya kalau tablet karena anak-anak masih bayi dan batita, kalau digerus setiap hari juga cape jadi saya putuskan berobat ke dokter anak swasta aja sehingga yang didapat obat serbuk sekalian kontrol perkembangannya.
2. Tahap Lanjutan (4 bulan)
  • Tahap lanjutan ini bertujuan untuk menyingkirkan bakteri yang masih "tertidur" dan bakteri yang resisten (kebal) sehingga bakteri tidak muncul lagi.
  • Pada fase ini anak-anak hanya diberikan 2 obat isoniazid (INH), rifampisin (RIF) dan vitamin Curvit. Dosisnya pun berbeda dari yang diberikan 2 bulan awal. Biaya untuk obat kurang lebih 42rb (2 obat utama)

Suka Duka

Saat artikel ini ditulis alhamdulilaah anak-anak telah menjalani pengobatan selama 4 bulan. Di bulan pertama merupakan fase yang berat karena anak-anak dipaksa harus minum obat dan itu susahnya minta ampun. Menjaga konsistensi ngasih obat setiap pagi juga masih berat untuk saya, kesabaran saya benar-benar diuji kala itu. Jika mau pergi menginap di tempat lain obat juga harus selalu dibawa karena tidak boleh terlewat satu hari pun.

Setelah 1-2 bulan alhamdulillah anak-anak mulai terbiasa minum obat walaupun masih harus dipaksa tapi tidak seperti dulu sampai nangis2. Efek obat juga sudah mulai terasa. Daya tahan tubuh anak cukup baik dan nafsu makan anak bertambah. Sehingga dalam 2 bulan pertama abang dan adek naik berat badan sampai 1 kg. Alhamdulillah 


Hal-hal yang Harus Diperhatikan 

  • Jika anak-anak ternyata positif TB, maka orang tua harus tetap tenang. Ikuti alur prosedur pemeriksanaan dan pengobatan secara ikhlas dan sabar, insya Allah anak kita akan sembuh total.
  • Urin anak-anak akan berubah jadi merah/orange saat konsumsi obat, itu hal yang wajar.
  • KONSISTENSI dalam pemberian obat itu sangat penting. Jika terlewat berhari2 maka bisa jadi pengobatan sudah tidak efektif dan waktu pengobatan malah jadi lebih lama lagi 
  • Menurut dokter nanti akhir bulan ke 6, anak-anak tidak perlu dironsen lagi untuk menyatakan bahwa bakterinya hilang. Kenaikan berat badan anak yang baik sudah menunjukkan bahwa obat bereaksi dengan baik dan bakteri Tb sudah mati. Bismillah

Sekian pengalaman saya tentang anak saya yang terkena penyakit TB, semoga bermanfaat :)