Selasa, 16 Juni 2020

Bahagianya Hidup Tanpa Hutang dan Riba

Bismillah

Semenjak menikah hingga hari ini alhamdulillah keluarga saya tidak memiliki hutang. Ternyata hidup tanpa hutang itu benar-benar bahagia loh. Penghasilan yang diterima benar-benar digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan tabungan.

Sebenarnya dalam Islam memang diperbolehkan berhutang, tapi setau saya memang hutang untuk yang benar-benar pokok. Kalau sekarang ini banyaknya orang berhutang untuk hal-hal yang tidak pokok dan kadang juga tidak tepat janji dalam membayar hutang.

“Sesungguhnya seseorang yang (biasa) berhutang, jika dia berbicara maka dia berdusta, jika dia berjanji maka dia mengingkarinya” (HR Al-Bukhaari no. 832 dan Muslim no. 1325/589)

Nah, memangnya hari gini bisa hidup tanpa hutang/cicilan/riba? Bisa banget! Ini beberapa langkah yang keluarga saya lakukan.


Memegang Prinsip Hidup Tanpa Riba

Sebenarnya saya pribadi baru meyakini bahwa saya harus menghindari riba semenjak menikah hehe. Sebelumnya saya pun berpikiran jika mau punya sesuatu harus pinjam ke bank. Tapi Allah Maha Kuasa, tanpa meminjam ke bank pun alhamdulillah ternyata hidup cukup. Dulu waktu mau nikah, uang tabungan alhamdulillah cukup buat resepsi dan kehidupan setelah nikah. Mau beli kendaraan alhamdulillah ada rezekinya, dll,

Jadi buat yang belum tahu kenapa riba itu haram, kenapa seorang muslim harus menjauhi riba silakan pelajari sendiri. Diyakini dulu aja semoga Allah kasih kita hidayah.

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat) bahwa sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al Baqarah [2]: 275)


Jangan Gengsi

Sesungguhnya kalau hidup dengan gengsi itu gak akan ada habis-habisnya. Harus paham batas kemampuan finansial kita sampai mana, jangan membeli barang hanya karena gengsi. Jadi kita harus belajar menentukan prioritas plus manajemen keuangan juga agar hidup lebih tentram.

> >> Tips Manajemen Keuangan Rumah Tangga >>>


Ngontrak Gak Masalah


Zaman sekarang ini kita sudah dikasih berbagai kemudahan. Mau pergi naik motor ada ojek motor online, mau pergi naik mobil juga ada ojek mobil online. Kita bisa menikmati semua fasilitas motor dan mobil tanpa harus memilki. Begitu pula tempat tinggal, saat ini bisa tinggal di rumah tanpa perlu memiliki, kan bisa sewa/ngontrak.

Saat ini pun saya sekeluarga masih ngontrak, karena kalau beli rumah dengan cash belum cukup uangnya. Tapi jangan lupa penghasilannya disisihkan untuk nabung sedikit demi sedikit, diniatkan untuk punya rumah sendiri. Semoga Allah kasih jalan :)


Jangan Lupa Bersyukur

“Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian; dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Bismillah, SEMANGAT!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar