Selasa, 07 Agustus 2018

Resensi Novel Jejak Langkah - Pramoedya Ananta Toer


#Baca dulu Resensi Novel Anak Semua Bangsa

Novel Jejak Langkah ini bercerita tentang perjuangan Minke dalam mendirikan suatu organisasi. Perjuangan Minke dalam membuat organisasi dimulai dengan cara jurnalistik. Minke berusaha membuat sebanyak-banyaknya tulisan hingga seluruh warga di pelosok indonesia itu mengerti dan tahu akan pentingnya berorganisasi untuk melawan kekuasaan Hindia. Organisasi yang pertama terbentuk adalah organisi Budi Utomo. Keanggotaan Budi Utomo yang hanya beranggotakan suku Jawa saja membuat Minke keluar dari organisasi tersebut. Minke beranggapan bahwa Jawa tidak mewakili keragaman rakyat Indonesia sehingga tidak semua warga dapat ikut dalam organisasi Budi Utomo tersebut. Selanjutnya Minke mendirikan organisasi Syarikat Dagang Islam (SDI). Menurutnya, berdagang dan agama islam merupakan dua unsur yang dimiliki warga Indonesia sehingga bisa menjadi pemersatu dalam membuat suatu organisasi. SDI didirikan dan disebarkan ke semua pelosok Indonesia. Organisasi SDI tumbuh dengan cepat dan anggotanya semakin banyak dari satu tempat ke tempat lain. Keberhasilan Minke juga bukan hanya dalam dunia politik melainkan juga dalam dunia jurnalistik. Minke berhasil mendirikan perusahaan koran harian pertama yang seluruhnya diterbitkan oleh pribumi. Mulai dari proses pencarian ide, pencetakan, dan penyebaran koran seluruhnya dilakukan oleh pribumi. Perusahaan koran ini didirikan di Jalan Naripan Bandung.

Selain membahas dunia jurnalistik dan dunia politik semasa abad itu, buku ini juga menceritakan kehidupan pribadi seorang Minke. Setelah ditinggal oleh bunga akhir abad, Minke pun menikah dengan seorang gadis Cina, Ang San Mei, yang memberikannya motivasi dan pengetahuan tentang berorganisasi. Pernikahannya tidak bertahan lama karena Ang San Mei meninggal dunia karena penyakit. Lalu, kisah cinta seorang Minke dimulai kembali dengan seorang Prinses Van Karistuta. Prinses merupakan anak dari Raja Karistuta yang diasingkan di Indonesia. Pada Buku ini juga dikisahkan Nyai Ontosoroh yang akhirnya menikah dengan Jean Marais dan tinggal menetap dengan bahagia di negeri Perancis.

Akhir dari buku ini adalah ditangkapnya Minke karena hutang perusahaan yang menumpuk dan diserahkan semua tanggung jawab perusahaan dan SDI kepada orang-orang kepercayaan Minke.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar