Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Rabu, 02 Maret 2022

Tips Monetisasi Youtube Untuk Pemula

 


Selasa 1 Maret 2022 lalu, saya diberi kesempatan untuk sharing tentang pengalaman monetisasi Youtube di channel Youtube ITBMHTV. Senangnya ketika sharing dan tanya jawab materi ini, soalnya ini pertama kalinya saya sharing materi Youtube hehe. 

Meskipun ilmu yang saya tahu tentang Youtube masih jauuuh dibanding pak suami, izin berbagi juga di blog ini yaa dalam rangka memenuhi tantangan "Nulis Kompakan Mamah Gajah Ngeblog" edisi bulan Februari 2022. 

Baca juga >>> Pengalaman jadi youtuber


Perjalanan Channel Youtube 

Alhamdulillah saat ini Channel Youtube bagi saya dan suami sudah menjadi lini bisnis tersendiri. Kami sudah punya 3 channel yang berhasil dimonetize. Penghasilan dari adsense tiap bulan juga sudah bisa menggaji 5 orang content creator yang full time membuat konten untuk channel youtube. Ini perjalanan panjang yang ditempuh dari Februari 2017 hingga sekarang, Masya Allah. 



Syarat Monetisasi Channel Youtube 


Untuk syarat monetisasi bisa dilihat di gambar bawah ini ya. Rata-rata channel kami memenuhi syarat 1000 subscriber dan 4000 watch hour dalam kurun waktu 1-1,5 tahun dari pertama kali channel dibuat. 



Tips Membangun Channel Youtube


1. Konsisten dan sabar


Perjalanan membangun channel youtube ini memang untuk long term bukan short term. Ada youtuber yang channelnya bisa monetize dalam hitungan bulan dan ada juga yang dalam hitungan tahun. Tapi hal itu tidak akan terjadi kalau kita tidak konsisten dalam membuat konten. Bisa setiap hari, seminggu sekali, atau sebulan sekali dalam buat konten asalkan konsisten. 

2. Konten evergreen


Saat buat konten youtube sebaiknya buat konten evergreen, konten yang tahan lama dan banyak orang yang cari, bukan konten viral sesaat. Besar kecilnya penghasilan suatu channel youtube itu ditentukan oleh banyaknya orang yang menonton konten kita. Semakin sering ditonton, maka semakin banyak iklan yang muncul, semakin banyak juga penghasilan yang akan didapatkan.

Contoh konten evergreen : konten masak, konten tanaman, konten tutorial, dll. 

3. Peka dengan kondisi


Saat jadi content creator kita harus peka dengan kondisi yang terjadi di sekitar kita. Jika kita bisa memanfaatkan momen yang terjadi dan dihubungkan dengan membuat konten youtube yang relevan, hasilnya bisa jadi memuaskan.

4. Perhatikan judul, deskripsi, thumbnail, tag


Dalam membuat judul konten, baiknya mengandung keyword yang sesuai, karena judul adalah salah satu point penting agar konten kita bisa masuk algoritma pencarian Youtube dan Google. Deskripsi video, thumbnail, dan tag yang sesuai juga bisa berpengaruh dalam algoritma pencarian Youtube.

5. Konten original, cek copyright & community guidelines


Youtube sangat concern dengan copyright, jika konten kita melanggar copyright dan community guidelines maka channel kita bisa saja mendapatkan pelanggaran/strikes. Jika kita mendapat 3 strikes berturut-turut maka channel kita bisa dihapus oleh Youtube.


6. Menebar manfaat, pecahkan masalah


Dalam membuat channel youtube jangan selalu berorientasi uang, karena banya youtuber yang tumbang dalam membangun channel youtube karena tidak bisa konsisten dalam buat konten dan ketika channelnya sudah menghasilkan, hasilnya tidak sesuai yang dibayangkan. 

Lebih baik jika pola pikir kita diubah menjadi bagaimana konten kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Bagaimana kita bisa menjadi solusi dari permasalahan viewers/audience kita. Insya Allah jika kita bisa menjadi solusi, bisa pecahkan masalah, penghasilan dari konten juga akan datang dengan sendirinya.

Sekian tips singkat monetisasi youtube untuk pemula. Tulisan ini hanya sebagian kecil dari topik yang saya bahas di zoom meeting bersama ITBMHTV, kalau mau nonton full rekaman videonya bisa meluncur langsung ke video di atas ya! :)

Jadi ada yang berniat untuk membuat channel youtube/jadi youtuber? :D




18 komentar:

  1. tehhh, mau nanya itu syarat 1000 subscriber itu maksudnya berarti nambah 1000 dlm waktu setahun? nuhun teehh tips tips nyaa, cita2 pgn punya channel youtube juga hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa teh syaratnya nambah 1000 subscriber, tp ga harus 1 tahun kok tehh bisa lebih cepat bisa lebih lama tergantung channelnya, saya setahunan heheee

      Hapus
  2. Kereen Teh udah jadi youtuber,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar aku coba lihat channel Teteh ya,,,

      Hapus
  3. Makasih teh Yuli tipsnya! Aku mah gak punya hal yang bisa dibikin konten tapi selalu penasaran gimana sih konsepnya monetisasi di youtube itu. Bagus nih jadi tahu, sapa tahu kapan2 ada yang mau aku share di youtube yang berguna buat orang lain ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keseharian tinggal di luar bs juga loh teh Dea dibuat konten, bisa berguna jg kan buat yg mau tinggal di sana :)

      Hapus
  4. Wah Yuli, makasiy sangat tipsnya ya. Saya paling seneng saat Yuli menulis tentang pengalamannya sebagai youtuber dan atau content creator. Semoga makin sukses ya Yuli. :)

    Ahh, memang, rajin dan konsisten adalah kunci ya Yuli. Pantas saja, Yuli berhasil memetik 'buahnya'. Kesabaran juga sangat diperlukan.

    Mamah Yuli memang panutan, tidak berorientasi utama pada uang, melainkan untuk menebar manfaat dan bisa menjadi solusi memecahkan masalah bagi orang lain. Masya Allah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin nuhun teh Uríiiil, teh Uril juga sukses sehat selaluu :)

      Hapus
  5. Konsisten itu yang susah ya teh. Btw apa tips teteh untuk IRT yang mau monetisasi youtube ya dari segi manajemen waktu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin bisa dibuat jadwal yg tetap tehh tiap hari utk buat konten, jd bukan buat konten saat luang. Hehee

      Hapus
  6. Wahh keren teteh 🤩 aku mau juga punya channel youtube, jadi pengen liat yang di itbmhtv ☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuuuuus teh Shofa, yukk mulai ngonten :D

      Hapus
  7. Bikin konten nya sih gampang ya teh, tapi buat disiplin terus ngonten itu yang sulit. sampai konsisten untuk membentuk suatu trademark aja itu susahnya luar biasa teh. tpi memang harus kerja keras ya teh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Idenya teeeeh yg susah dan konsisten itu kunci, makanya youtuber2 gede gitu pasti konsisten awalnya :D

      Hapus
  8. Aku paling suka tips nomor 6. Bener banget banyak channel youtube yang orientasinya purely uang. Jadi ditonton hanya untuk kesenangan saja. Isinya mah nggak ada heuheu. Cuma banyak yang viewnya berjuta juta sih ya jadi makin banyak kayaknya yang tertarik. Semoga penyedia konten yang sadar diri dengan kontennya seperti Teh Yuli dan tim semakin banyak yaa...dan lebih sukses dari channel2 yg geje geje. Amiiinn :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin nuhun teh Restu :) iya channel2 entertain emg viewsnya melejit, karena orang2 sukanya receh2 gitu kaaan heheu, jd sy lbh pilih non entertain aja

      Hapus
  9. Waah kereen.. istiqomah itu koentji yaa. Saya baru punya satu chanel yutub yang diisi anak2.. awalnya hanya utk setor tugas ke gurunya. Dan terakhir diisi recook punya mereka..jadinya ala2 konten creator gitu. Jd utk dimonetisasi kayaknya masih jauuuh. Nuhun utk tipsnya ya teh 🥰

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lanjuuut teh Lia, lumayann nyimpen video di media gratis juga kan wkwkwk. Sami2 tehhh :)

      Hapus